Program Makan Bergizi Gratis Dimulai, Jepara bagaimana?
JEPARA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahap pertama dilakukan Ahad (6/1) kemarin. Implementasi program ini secara serentak dilakukan di 190 titik yang tersebar di 26 provinsi.
Sebanyak delapan sekolah di Kota Semarang menjadi proyek percontohan implementasi program MBG yang dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional secara serentak pada hari itu. Jepara bagaimana?
Di Kabupaten Jepara belum sepenuhnya tampak program tersebut. Beberapa Waktu yang lalu sudah ada pihak yang melakukan pendataan. "Kami masih menunggu surat resmi dan mempelajari program tersebut di madrasah kami," kata bapak Abdul Ghoni, S.Pd.I Pengurus Bidang Pendidikan Yayasan Tarbiyatul Islam Matholiul Ulum (Yatimu) Banjaragung.
Baca juga: Delapan sekolah di Semarang percontohan program Makan Bergizi Gratis
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeparabersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) baru menyepakati anggaran untuk program MBG. Sementara ini, anggaran yang disiapkan sebesar Rp 20 miliar.
Ketua DPRD Kabupaten Jepara Agus Sutisna menyebutkan, anggaran tersebut sudah tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jepara 2025.
Namun dari hasil penghitungan Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda), anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 100 miliar.
”Di Jepara ini baru menyiapkan anggaran Rp 20 miliar pada pos belanja tidak terduga. Kalau diestimasikan dari hasil koordinasi dengan Bappeda, kalau hanya SD-SMP saja anggarannya butuh Rp 100 miliar, sehingga kita kurang Rp 80 miliar,” katanya, Sabtu (4/1/2025).
Untuk kekurangan anggaran, ia mengaku hingga saat ini belum dilakukan pembahasan lebih lanjut. Sebab, pihaknya masih menunggu pedoman teknis pelaksanaan program makan bergizi gratis dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
”Kita masih menunggu pedoman dari pemerintah pusat. Karena khawatirnya nanti perencanaan yang kita lakukan tidak sesuai, padahal kita memiliki pos-pos belanja yang masuk skala prioritas,” tambahnya.
Selain itu, sebagai persiapan DPRD Jepara sebelumnya juga melakukan kunjungan kerja ke Kemendagri pada Minggu (15/12/2024) lalu untuk berkonsultasi terkait petunjuk teknis dan penganggaran program makan bergizi gratis.
Dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 15 Tahun 2024 tentang pedoman penyusunan APBD tahun 2025, pemerintah daerah sudah diamanatkan untuk mengalokasikan anggaran untuk program tersebut.
Baca juga: Peringatan HAB Kemenag ke-79, Mamuba Gelar Apel dan Apresiasi Siswa
”Tapi dari hasil konsultasi kemarin Kemendagri belum bisa memberikan penjelasan secara teknis. Misalnya berapa kewajiban Pemda untuk menyediakan anggaran, cakupannya meliputi apa saja, per paketnya berapa, belum ada kejelasan,” katanya.
DPRD sebelumnya juga melakukan studi banding ke Kabupaten Sleman, DIY pada Jumat (20/12/2024). Kabupaten tersebut dipilih karena telah menyiapkan anggaran makan bergizi gratis sebesar 9 persen dari APBD 2025 dengan nilai sebesar Rp 115 miliar.
menanggapi hal tersebut, Ketua Yatimu Banjaragung tidak tergesa-gesa, tetapi menunggu instruksi lebih lanjut. "Pasti nanti ada surat ke Lembaga masing-masing dan semestinya melalui pihak desa," katanya santai.
Diketahui Yatimu Banjaragung Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara mengelola Lembaga Pendidikan mulai dari tingkat TK, MI, MTs, sampai MA. Terkait dengan program MBG Yatimu sudah pasti akan menyambut baik dan menyukseskan program nasional tersebut.
penulis : md
(Diolah dari berbagai sumber)
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Siswa-siswi MA Matholiul Ulum Banjaragung Belajar Tanam Selada di Kebun Hidroponik
Mamuba.sch.id- Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU bersama Lembaga Pers Siswa (LPS) "WASIS" MA Matholiul Ulum Banjaragung menggelar kegiatan bertajuk "KITA HARUS MENANAM KEMBALI" pada S
Membanggakan! 4 Siswa MA Matholiul Ulum Banjaragung Berhasil Lolos SPAN-PTKIN 2026
Mamuba.sch.id- Kabar gembira menyelimuti keluarga besar MA Matholiul Ulum Banjaragung. Sebanyak empat peserta didik dinyatakan lulus seleksi jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasiona
Siswa-siswi MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Istighosah Jelang Ujian Madrasah
Mamuba.sch.id- Menjelang pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) tahun ajaran 2025/2026, keluarga besar MA Matholiul Ulum Banjaragung menggelar kegiatan Istighosah dan Doa Bersama pada Min
Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Halalbihalal 1447 H
Mamuba.sch.id- Mengawali kegiatan pasca libur Idulfitri, Keluarga Besar MA Matholiul Ulum Banjaragung menyelenggarakan acara Halalbihalal yang diikuti oleh seluruh civitas akademik
Membidik Prestasi Hingga Tingkat Provinsi melalui Study Club di MA Matholiul Ulum Banjaragung
Mamuba.sch.id- Bagi sebagian besar pelajar, mendengar kata "belajar tambahan" mungkin terasa melelahkan. Namun, suasana berbeda akan kita temukan di MA Matholiul Ulum Banjaragung.
Perkuat Karakter dan Kemandirian, Internasional Edupreneurship Gelar Sosialisasi Edukasi di MA Matholiul Ulum Banjaragung
Mamuba.sch.id- Lembaga Internasional Edupreneurship menunjukkan komitmennya dalam mengawal kualitas generasi muda. Bekerja sama dengan Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Jawa Ten
MA Matholiul Ulum Banjaragung Membuka Program Vokasi untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Mamuba.sch.id- Madrasah Aliyah Matholiul Ulum Banjaragung secara resmi mengumumkan pembukaan Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) untuk tahun ajaran baru. Mengusung konsep madrasa
Harumkan Nama Yayasan Matholiul Ulum Banjaragung, Dua Anak Didik Coach Naviz Berjaya di Kejurkab Pagar Nusa 2026
Mamuba.sch.id- Gelaran Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pagar Nusa ke-IX Tahun 2026 menjadi saksi bisu tangan dingin seorang pelatih muda berbakat, Roudhotun Naviz Satuzzahroh. Dalam
Pelantikan Selesai, Raker Menanti: Pengurus Baru IPNU-IPPNU MA Matholiul Ulum Dilarang Napas Lega Sebelum Program Nyata!
Mamuba.sch.id- Genderang perjuangan resmi ditabuh! Senin, 19 Januari 2026, menjadi saksi bisu lahirnya nakhoda baru Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU MA Matholiul Ulum Banjaragun
PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Bangsri Sukses Gelar Konferancab di Ponpes Fadlun Nafis
Mamuba.sch.id- Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Bangsri resmi menggelar Konferensi Anak C



