SWOT, Metode Analisa Diri dalam Workshop Pra-Lakmud
Mamuba.sch.id. Mengenali diri merupakan hal yang sangat penting untuk mengetahui potensi diri. Dari potensi ini akan dapat ditentukan hal-hal apa yang dapat dikembangkan dan dijadikan sebagai aktivitas yang produktif.
Analisis diri melalui metode SWOT diperkenalkan dalam workshop pra-Lakmud (Latihan Kader Muda) IPNU-IPPNU Bangsri beberapa waktu yang lalu di Desa Kedungleper. Materi yang dikemas dalam "analisis diri" bertujuan supaya para calon peserta Lakmud mengerti dengan apa yang ada pada dirinya.
Materi ini di sampaikan oleh pak Khoironi dari Tubanan, Kembang. Beliau sudah malang melintang dalam dunia organisasi, utamanya IPNU-IPPNU sejak lama.
Baca juga: Pra-Lakmud IPNU-IPPNU, Nafa Rahayu: Kaderisasi Harus Dilakukan
Pada bagian awal beliau menyampaikan tentang sifat manusia yang berbeda-beda. “Ada yang seperti kayu yang mudah patah, ada yang seperti besi yang tahan benturan, ada yang seperti kapas yang fleksibel, ada juga yang seperti bola pimpong yang semangat menerjang,” jelasnya.
Beliau menyampaikan cara analisis diri yaitu dengan metode SWOT, yaitu Strength, Weakness, Opportunity, dan Treaths.
Satu persatu istilah-istilah tersebut kemudian dijelaskan di hadapan puluhan kader IPNU-IPPNU calon peserta Lakmud. “Dimana strength yang berarti kekuatan. Jadi seseorang harus mengerti dengan potensi apa yang ada dalam dirinya,” tegasnya.

Usai acara workshop, para peserta berfoto (dok.ist)
Dengan mengetahui kekuatan, seseorang akan mengetahui kelebihan atau potensi apa yang dimiliki. Dengan begitu, bidang tertentu dapat ditekuni dengan baik.
“Kemudian weakness yang berarti kelemahan. Seseorang harus sadar bahwa tidak ada yang sempurna di dunia, tapi harus bisa menutupi kekurangan tadi dengan kelebihan yang dimiliki,” jelasnya.
Baca juga: “Upgrade” Kemampuan, PK IPNU-IPPNU Mamuba Ikuti Workshop
Selanjutnya istilah yang ketiga adalah opportunity yang berarti peluang. “Seseorang harus sadar dengan peluang-peluang yang ada di depan mata. Ada banyak peluang yang dapat diambil sehingga dapat menjadikan lebih produktif,” paparnya.
Yang terakhir dari analisis SWOT yaitu treaths yang berarti ancaman. “Seseorang harus sadar dengan bahaya yang ada, di antaranya adalah sifat malas dan juga minder serta sifat-sifat yang tidak baik lainnya,” tutupnya.
Usai materi ada sesi tanya jawab seputar materi yang disampaikan. Setelah materi dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat dan juga foto bersama. Acara berakhir pukul 16.00 WIB. Acara berjalan kondusif dari awal hingga akhir.
penulis : M. Syafi'i
editor : md
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Ada Doa dan Harapan atas Piala yang Dibawa Pulang
Mamuba.sch.id- Mari kita bicara tentang apa yang terjadi di balik layar, jauh sebelum peluit wasit berbunyi. Di sana, di balik pintu rumah yang sederhana, ada seorang ibu yang jemarinya
Pembekalan Karya Tulis Ilmiah di MA Matholiul Ulum Banjaragung untuk Mengasah Nalar dan Keterampilan Menulis
Mamuba.sch.id- Dewan Guru di MA Matholiul Ulum Banjaragung menunjukkan komitmen kuat dalam mengembangkan kemampuan akademik siswa-siswi, khususnya dalam bidang penulisan karya tuli
Guru MA Matholiul Ulum Banjaragung Memberikan Metode "Rahasia" Menguasai Bahasa Arab
Mamuba.sch.id__Sebagai salah satu komponen penting di dalam Islam, bahasa Arab wajib dipelajari oleh umat islam untuk memahami isi kandungan Al-Qur'an, hadits, serta kitab-kitab karanga
Hari Santri 2024, Ada Banyak Kegiatan Siswa di Yatimu Banjaragung
Banjaragung – Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) setiap 22 Oktober ada banyak kegiatan yang dilakukan oleh para santri, tidak terkecuali mereka yang belajar di Yayasan Tarbiy
Perpusnas Writer Festival 2024 di Jepara, Yook Buruan Gabung…!!!
Jepara – Sebuah penghormatan, Kabupaten Jepara mendapatkan kesempatan sebagai tuan rumah dalam kegiatan literasi nasional yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional (Perpusna
Dari Nikahan sampai Khataman
Mamuba.sch.id – Udara siang itu begitu panas. Tidak seperti biasanya, suhu di layar handphone mencapai 31 derajat celsius. Banyak yang merasa suhu tidak seperti biasanya. “
Sedekah Bumi Desa Banjaragung ke-22 Tahun, Karnaval Budaya Banyak Dinanti
Banjaragung – Bulan September ini ada sebuah peringatan bersama bagi seluruh masyarakat Desa Banjaragung, Bangsri, Jepara. Peringatan hari jadi desa menjadi tonggak penting perjal
Adaptif, MA Matholiul Ulum Banjaragung Gunakan Media Digital di Setiap Kelas
mamuba.sch.id – Mulai tahun ajaran 2024/2025, setiap ruang belajar atau Rombel di Madrasah Aliyah Matholiul Ulum Banjaragung (Mamuba) menggunakan TV Digital sebagai salah satu med
Siswa Mamuba Tampil dalam Kirab Lurub Langse di Banjaragung
Banjaragung – dalam rangka memeriahkan acara kirab yang dilaksanakan oleh masyarakat Banjaragung, perwakilan dari Madrasah Aliyah Banjaragung (Mamuba) turut memeriahkan acara ters
Implementasi Kurikulum Merdeka, Siswa Mamuba Diajak Belajar di Luar Kelas
mamuba.sch.id – Diberlakukannya Kurikulum Merdeka bagi kelas X, menjadikan setiap kegiatan siswa bernilai pembelajaran. Hal itu yang juga yang diterapkan di Madrasah Aliyah Mathol



