Hari Bela Negara 19 Desember, Inilah Sejarahnya
“Sebagai bukti bahwa pemerintah Indonesia masih ada dan bertahan, maka dibentuklah PDRI. Ini sekaligus untuk menarik dukungan dari Internasional atas kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Pemerintahan dipimpin oleh Mr. Syafrudin Prawiranegara.”
Mamuba.sch.id. Perjalanan menjadi bangsa Indonesia sangat panjang dan terjal. Tidak hanya selesai pada 17 Agustus 1945. Itu adalah penanda kemerdekaan. Setelah proklamasi ada banyak peristiwa penting yang menentukan arah bangsa ini ke depan.
Penjajah tidak tinggal diam. Usai pembacaan proklamasi kemerdekaan, tantara Belanda yang membonceng sekutu berusaha sekuat tenaga untuk kembali menguasai keadaan. Akan tetapi, para pemimpin bangsa tidak tinggal diam. Upaya perlawanan bersenjata dan diplomasi dilakukan.
Kita tahu ada beberapa kali perundingan yang dilakukan oleh pemerintah republik dan Belanda. Mulai dari Linggarjati, Renvile, Roem-Royen, Konferensi inter-Indonesia, sampai pada Konferensi Meja Bundar yang dilaksanakan di Belanda akhir tahun 1949.
Baca juga: Lowongan Jurnalis Mamuba
Dari masing-masing perjanjian juga diwarnai dengan ketegangan dan perlawanan bersenjata. Dalam sejarahnya kita kemudian tahu ada agresi militer Belanda I tahun 1947 dan agresi militer II tahun 1948. Penyerangan terjadi di sekitar Yogyakarta yang menjadi pusat pemerintahan republik pada waktu itu..
Penting
Peringatan Hari Bela Negara 19 Desember diatur berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2006. Latar belakang ditetapkannya tanggal 19 Desember memperingati Hari Bela Negara adalah berdasarkan Keppres Nomor 29 Tahun 2006 tentang Hari Bela Negara. Keppres ini ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tertanggal 18 Desember 2006.

Dalam Keppres itu disebutkan bahwa tanggal 19 Desember 1948 merupakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia karena pada tanggal tersebut terbentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Pusat pemerintah berada Kabupaten Solok, Sumatera Barat. PDRI dibentuk dalam rangka mengisi kekosongan kepemimpinan Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam rangka bela negara.
Baca juga: OMNU XII, Kontingen Mamuba Sabet Empat Piala
Pada waktu itu, Soekarno-Hatta ditangkap oleh Belanda. Sebagai bukti bahwa pemerintah Indonesia masih ada dan bertahan, maka dibentuklah PDRI. Ini sekaligus untuk menarik dukungan dari Internasional atas kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Pemerintahan dipimpin oleh Mr. Syafrudin Prawiranegara.
Tujuan diperingatinya Hari Bela Negara setiap 19 Desember adalah dalam rangka lebih mendorong semangat kebangsaan dalam bela negara dalam rangka mempertahankan kehidupan berbangsa dan bernegara yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Kurban Idul Adha 2026, Jadikan Ajang Edukasi Fiqih bagi Siswa
Mamuba.sch.id- MA Matholiul Ulum Banjaragung kembali melaksanakan salah satu agenda tahunan yang paling ditunggu-tunggu yaitu penyembelihan hewan kurban. Bertempat di halaman madra
Haflah Akhirussanah MA Matholiul Ulum Banjaragung 2026: Momen Haru Pelepasan 56 Putra-putri Terbaik
Mamuba.sch.id- MA Matholiul Ulum Banjaragung kembali menorehkan momen bersejarah. Pada 13 Mei 2026, madrasah yang bernaung di bawah Yayasan Tarbiyatul Islam Matholiul Ulum Banjarag
MA Matholiul Ulum Banjaragung Menjadi Tuan Rumah Rapat Kerja Dinas KKMA 02 Jepara
Mamuba.sch.id- Madrasah Aliyah (MA) Matholiul Ulum Banjaragung mendapat kehormatan sebagai tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Dinas Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) 02 Jepara
Bukan Sekadar Mengajar, Guru MA Matholiul Ulum Jadi Petugas Upacara Hardiknas 2026
Mamuba.sch.id- MA Matholiul Ulum Banjaragung menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Sabtu, 02 Mei 2026. Yang istimewa dari up
MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Upacara Peringatan Hari Kartini 2026
Mamuba.sch.id- Dalam rangka memperingati Hari Kartini, MA Matholiul Ulum Banjaragung menggelar upacara bendera pada Selasa, 21 April 2026. Upacara yang berlangsung khidmat ini menj
Yayasan Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Halalbihalal dan RAT Koperasi ARTHA BERKAH
Mamuba.sch.id- Aula MA Matholiul Ulum Banjaragung menjadi saksi hangatnya tali silaturahmi pada Kamis, 16 April 2026. Yayasan Tarbiyatul Islam Matholiul Ulum Banjaragung menyelengg
Siswa-siswi MA Matholiul Ulum Banjaragung Belajar Tanam Selada di Kebun Hidroponik
Mamuba.sch.id- Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU bersama Lembaga Pers Siswa (LPS) "WASIS" MA Matholiul Ulum Banjaragung menggelar kegiatan bertajuk "KITA HARUS MENANAM KEMBALI" pada S
Membanggakan! 4 Siswa MA Matholiul Ulum Banjaragung Berhasil Lolos SPAN-PTKIN 2026
Mamuba.sch.id- Kabar gembira menyelimuti keluarga besar MA Matholiul Ulum Banjaragung. Sebanyak empat peserta didik dinyatakan lulus seleksi jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasiona
Siswa-siswi MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Istighosah Jelang Ujian Madrasah
Mamuba.sch.id- Menjelang pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) tahun ajaran 2025/2026, keluarga besar MA Matholiul Ulum Banjaragung menggelar kegiatan Istighosah dan Doa Bersama pada Min
Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Halalbihalal 1447 H
Mamuba.sch.id- Mengawali kegiatan pasca libur Idulfitri, Keluarga Besar MA Matholiul Ulum Banjaragung menyelenggarakan acara Halalbihalal yang diikuti oleh seluruh civitas akademik



