Nama-Nama Khas "Wong Jawa" yang Terancam Hilang
Mamuba.sch.id. Kita sering mendengar ungkapan “wong Jawa ilang Jawane”. Ungkapan ini tidak berlebihan dan pelan-pelan menjadi kenyataan. Orang Jawa akan kehilangan identitas di masa lalu dan menjadi generasi baru. Orang Jawa yang baru, berbeda dengan generasi terdahulu.
Jika kita mengamati ada banyak perubahan. Mulai dari gaya hidup, cara berkomunikasi, sampai pada nama-nama yang dipergunakan, utamanya generasi hari ini. Apabila kita bandingkan, akan tampak kontras nama-nama orang Jawa generasi kakek, nenek, atau buyut kita dulu.
Baca juga: Kepala Mamuba, Sir. Sugito: Kita adalah Tim
Pengaruh itu hal wajar bisa datang dari mana saja. Misalnya adalah agama, kepercayaan, pergaulan, IPTEK, atau hanya selera. Yang patut dicatat, perubahan yang terjadi itu menjadi sebuah identitas atau penilaian pada sebuah generasi.
Dihimpun dari berbagai sumber, inilah beberapa nama khas Jawa yang terancam hilang.
Nama berawalan Sa-
Samiati, Sariwati, Sariyan, Sateman, Sarmi, Satemo, Sakiran, dan lainnya
Nama berawalan Ka-
Kasiati, Kasiah, Katminah, Katmijo, Kadirin, Kadiran, Katminah, Katemi, dan lainnya
Nama berawalan Mu-
Mulyono, Mujono, Mujiasih, Mukidi, Muntamah, Mujiati, Mujiatun, dan lainnya
Nama berawalan Po-
Ponijan, Poniran, Ponidi, Poniman, Ponimin, , dan lainnya
Nama berawalan Tu-
Tumirah, Tukiran, Tukirin, Tukinem, Tukijan, dan lainnya
Nama berawalan Su-
Suparno, Sumarni, Suyoto, Sugeng, Susilo, Sulastri, Sulasmi, Supangat, Sundari, Sungatmo, Sujiati, Sumiati, Sumarsono, Sumarno, Sumiah, Sunari, dan lainnya
Nama berawalan Nga-
Ngatirah, Ngadimin, Ngatemi, Ngadiran, Ngatminah, Ngasiran, Ngatmo, Ngadirin, Ngadiran, Ngatmono, dan lainnya
Nama berawalan Pa-
Paimo, Parno, Painem, Paijo, Pademi, Pairan, Pairin, Patemi, Patemo, Pariman, Parimin, Pateman, Paijem, , dan lainnya
Nama berawalan Wa-
Wateman, Wagimin, Wajiati, Warmo, Wagiyo, Wagirin, Wagiran, Wadi, Wagimo, Watmi, Wagiman, dan lainnya
Nama berawalan Ju-
Juminten, Juminten, Jumiati, Jumiah, Jumiran, Jumirah, dan lainnya
Perkembangan dan perubahan dalam sebuah kebudayaan adalah hal yang wajar. Dari penamaan saja sudah terlihat dan bisa ditebak bahwa masyarakat Jawa sedang berubah. Yang terpenting nilai-nilai inti tentang kesopanan, gotong royong, sumeh, kalem, tetap dimiliki wong Jawa. Begitu.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Di Bawah Langit Malam, Sepuluh Obor Menyalakan Satu Tekad
Mamuba.sch.id- Malam itu, langit di atas halaman MA Matholiul Ulum Banjaragung seperti ikut menahan napas. Pukul 19.30 WIB, keheningan malam pecah bukan oleh sorak-sorai, melainkan
MAKESTA Warnai MATAMUDA 2026 MA Matholiul Ulum Banjaragung
Mamuba.sch.id- Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) menjadi salah satu rangkaian acara yang mewarnai Masa Ta'aruf Murid Baru (MATAMUDA) 2026 MA Matholiul Ulum Banjaragung. Kegiatan ini
MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Tes Wawancara Potensi Akademik dan Baca Al-Qur'an Bagi Murid Baru
Mamuba.sch.id- MA Matholiul Ulum Banjaragung menggelar Tes Wawancara Potensi Akademik dan Tes Baca Al-Qur'an sebagai bagian dari rangkaian Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) tah
Panitia MATAMUDA 2026 MA Matholiul Ulum Banjaragung Ikuti Pelatihan, Siap Sambut Peserta Didik Baru
Mamuba.sch.id- Panitia Masa Ta'aruf Peserta Didik Baru (MATAMUDA) 2026 MA Matholiul Ulum Banjaragung mengikuti pelatihan selama dua hari, yakni pada 7-8 Juli 2026. Pelatihan ini di
Tiga Peserta Didik MA Matholiul Ulum Banjaragung Lolos Seleksi UMPTKIN, Tembus Kampus Negeri Ternama
Mamuba.sch.id- Kabar membanggakan kembali datang dari MA Matholiul Ulum Banjaragung. Sebanyak tiga peserta didiknya dinyatakan lulus seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan
MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar LPJ Sambil Rekreasi di Bendungan Logung Kudus
Mamuba.sch.id- Madrasah Aliyah Matholiul Ulum Banjaragung melaksanakan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dengan konsep berbeda, yakni dipadukan dengan kegiatan rekreasi di Bendungan
MA Matholiul Ulum Banjaragung Teken MoU dengan LPK Andy dan Ahass Muncul Jaya Motor
Mamuba.sch.id- Madrasah Aliyah Matholiul Ulum Banjaragung resmi menjalin kerja sama strategis dengan dua lembaga mitra, yakni Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Andy dan Ahass Muncul Ja
MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Kurban Idul Adha 2026, Jadikan Ajang Edukasi Fiqih bagi Siswa
Mamuba.sch.id- MA Matholiul Ulum Banjaragung kembali melaksanakan salah satu agenda tahunan yang paling ditunggu-tunggu yaitu penyembelihan hewan kurban. Bertempat di halaman madra
Haflah Akhirussanah MA Matholiul Ulum Banjaragung 2026: Momen Haru Pelepasan 56 Putra-putri Terbaik
Mamuba.sch.id- MA Matholiul Ulum Banjaragung kembali menorehkan momen bersejarah. Pada 13 Mei 2026, madrasah yang bernaung di bawah Yayasan Tarbiyatul Islam Matholiul Ulum Banjarag
MA Matholiul Ulum Banjaragung Menjadi Tuan Rumah Rapat Kerja Dinas KKMA 02 Jepara
Mamuba.sch.id- Madrasah Aliyah (MA) Matholiul Ulum Banjaragung mendapat kehormatan sebagai tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Dinas Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) 02 Jepara



