Kiai Wahab Hasbullah, Pencetus Nama Halal Bihalal (bag.2)
Mamuba.sch.id – Silaturahim di waktu Idulfitri atau lebaran sudah lazim dilaksanakan oleh masyarakat Jawa pada khususnya. Semenjak Mangkunegara I melakukan acara bersilaturahim bersama antara raja dengan para punggawa dan prajurit secara serentak di balai istana.
Tahukah sahabat, siapa yang menamakan kebiasaan tersebut menjadi Halal Bihalal? Sampai sekarang istilah tersebut sangat familiar dan identik dengan Indonesia.
Dikutip dari nu.online, di era revolusi pada tahun 1948 tepatnya di pertengahan bulan Ramadhan, Bung Karno memanggil KH Abdul Wahab Chasbullah (1888-1971) seorang ulama Nahdlatul Ulama (NU) ke Istana Negara untuk dimintai pendapat dan sarannya dengan harapan dapat mengatasi situasi politik Indonesia yang tidak sehat kala itu.
Baca juga: Menelusuri Asal-Muasal Tradisi Halal Bihalal (bag.1)
Kemudian Kiai Wahab Chasbullah memberi saran kepada Bung Karno untuk menyelenggarakan silaturahim bersama. Sebab sebentar lagi Hari Raya Idul Fitri, di mana seluruh umat Islam disunahkan bersilaturahim.
Lalu Bung Karno menjawab, "silaturahim kan biasa, saya ingin istilah yang lain".
"Itu gampang,” kata Kiai Wahab.
"Begini, para elit politik tidak mau bersatu, itu karena mereka saling menyalahkan. Saling menyalahkan itu kan dosa. Dosa itu haram."
Supaya mereka tidak punya dosa (haram), lanjut beliau, maka harus dihalalkan. "Mereka harus duduk dalam satu meja untuk saling memaafkan, saling menghalalkan. Sehingga silaturahim nanti kita pakai istilah halal bihalal,” jelas Kiai Wahab Chasbullah seperti riwayat yang diceritakan KH Masdar Farid Mas’udi.
Dari saran Kiai Wahab itulah kemudian Bung Karno pada Hari Raya Idul Fitri mengundang semua tokoh politik untuk datang ke Istana Negara untuk menghadiri silaturahim bertajuk halal bihalal. Akhirnya mereka bisa duduk dalam satu meja, sebagai babak baru untuk menyusun kekuatan dan persatuan bangsa. Sejak saat itulah istilah halal bihalal gagasan Kiai Wahab lekat dengan tradisi umat Islam Indonesia pasca-lebaran hingga kini.
Baca juga: Rapat Pengurus Yatimu, Halal Bihalal Jadi Agenda yang Pertama
Begitu mendalam perhatian seorang Kiai Wahab Chasbullah untuk menyatukan seluruh komponen bangsa yang saat itu sedang dalam konflik politik yang berpotensi memecah belah persatuan.
Sampai sekarang istilah tersebut dipakai secara luas. Esensinya adalah bersilaturahim, menyambung persaudaraan baik itu satu darah maupun bukan. Artinya, tradisi halal bihalal adalah sebuah kebiasaan yang bernilai Islam yang disesuaikan dengan kebudayaan bangsa Indonesia.
editor : md
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
MA Matholiul Ulum Banjaragung Teken MoU dengan LPK Andy dan Ahass Muncul Jaya Motor
Mamuba.sch.id- Madrasah Aliyah Matholiul Ulum Banjaragung resmi menjalin kerja sama strategis dengan dua lembaga mitra, yakni Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Andy dan Ahass Muncul Ja
MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Kurban Idul Adha 2026, Jadikan Ajang Edukasi Fiqih bagi Siswa
Mamuba.sch.id- MA Matholiul Ulum Banjaragung kembali melaksanakan salah satu agenda tahunan yang paling ditunggu-tunggu yaitu penyembelihan hewan kurban. Bertempat di halaman madra
Haflah Akhirussanah MA Matholiul Ulum Banjaragung 2026: Momen Haru Pelepasan 56 Putra-putri Terbaik
Mamuba.sch.id- MA Matholiul Ulum Banjaragung kembali menorehkan momen bersejarah. Pada 13 Mei 2026, madrasah yang bernaung di bawah Yayasan Tarbiyatul Islam Matholiul Ulum Banjarag
MA Matholiul Ulum Banjaragung Menjadi Tuan Rumah Rapat Kerja Dinas KKMA 02 Jepara
Mamuba.sch.id- Madrasah Aliyah (MA) Matholiul Ulum Banjaragung mendapat kehormatan sebagai tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Dinas Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) 02 Jepara
Bukan Sekadar Mengajar, Guru MA Matholiul Ulum Jadi Petugas Upacara Hardiknas 2026
Mamuba.sch.id- MA Matholiul Ulum Banjaragung menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Sabtu, 02 Mei 2026. Yang istimewa dari up
MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Upacara Peringatan Hari Kartini 2026
Mamuba.sch.id- Dalam rangka memperingati Hari Kartini, MA Matholiul Ulum Banjaragung menggelar upacara bendera pada Selasa, 21 April 2026. Upacara yang berlangsung khidmat ini menj
Yayasan Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Halalbihalal dan RAT Koperasi ARTHA BERKAH
Mamuba.sch.id- Aula MA Matholiul Ulum Banjaragung menjadi saksi hangatnya tali silaturahmi pada Kamis, 16 April 2026. Yayasan Tarbiyatul Islam Matholiul Ulum Banjaragung menyelengg
Siswa-siswi MA Matholiul Ulum Banjaragung Belajar Tanam Selada di Kebun Hidroponik
Mamuba.sch.id- Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU bersama Lembaga Pers Siswa (LPS) "WASIS" MA Matholiul Ulum Banjaragung menggelar kegiatan bertajuk "KITA HARUS MENANAM KEMBALI" pada S
Membanggakan! 4 Siswa MA Matholiul Ulum Banjaragung Berhasil Lolos SPAN-PTKIN 2026
Mamuba.sch.id- Kabar gembira menyelimuti keluarga besar MA Matholiul Ulum Banjaragung. Sebanyak empat peserta didik dinyatakan lulus seleksi jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasiona
Siswa-siswi MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Istighosah Jelang Ujian Madrasah
Mamuba.sch.id- Menjelang pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) tahun ajaran 2025/2026, keluarga besar MA Matholiul Ulum Banjaragung menggelar kegiatan Istighosah dan Doa Bersama pada Min



