Yuuk Simak Amalan Sunnah Idul Adha, Malam ini dan Esok Hari
Mamuba.sch.id. Adzan Maghrib berkumandang. Tidak berselang lama suara takbir berkumandang dari pengeras suara dari berbagai penjuru. Pemerintah dan Nahdlatul Ulama bersepakat bahwa 10 Dzulhijjah atau Idul Adha jatuh pada Kamis (29/6) esok hari.
Dalam kalender hijriyah, pergantian tanggal dimulai bakda Maghrib. Oleh sebab itu, usai shalat Maghrib suara takbir mengagungkan nama-Nya terdengar di mana-mana. Malam Idul Adha merupakan salah satu malam yang mustajab.
Doa-doa yang dipanjatkan akan dikabulkan oleh-Nya. Di malam yang istimewa ini, terdapat sejumlah amalan sunnah yang bisa dikerjakan umat Islam sebagai langkah menyempurnakan ibadah di bulan Dzulhijjah ini.
Baca juga: Keutamaan Bulan Dzulhijjah, Apa Saja?
Dikutip dari laman Kementerian Agama, Idul Adha adalah gabungan dari kata Idul dan Adha. Id diambil dari bahasa Arab aada (yauudu) yang artinya kembali, sedangkan Adha diambil dari kata Adhat yang berasal dari kata udhiyah, artinya kurban. Jadi, Idul Adha bisa diartikan kembali berkurban atau hari raya penyembelihan hewan kurban. Berikut ini amalan sunnah bulan Idul Adha.
1. Puasa Dzulhijjah
Puasa sunnah Dzulhijjah merupakan puasa yang dilaksanakan umat Islam pada tanggal satu sampai sembilan Dzulhijjah. Khusus tanggal delapan dinamakan puasa Tarwiyah dan tanggal sembilan dinamakan puasa Arafah.
Bagi orang yang memiliki utang puasa Ramadhan, diperbolehkan untuk mengqadhanya bersamaan puasa sunnah Dzulhijah.
Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang dimuliakan atau asyhur al-hurum, di bulan tersebut akan ada beberapa keutamaan dibandingkan bulan lainnya. Oleh karena itu, berpuasa pada bulan tersebut juga memiliki keutamaan tersendiri, sebagaimana sabda Rasulullah SAW.
مَا مِنْ أَيَّامٍ أَحَبَّ إِلَى اللّٰهِ أَنْ يُتَعَبَّدَ لَهُ فِيْهَا مِنْ عَشْرِ ذِي الْحِجَّةِ يَعْدِلُ صِيَامُ كُلِّ يَوْمٍ مِنْهَا بِصِيَامِ سَنَةٍ وَقِيَامُ كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْهَا بِقِيَامِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ
Artinya: "Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Zulhijah, satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan satu tahun berpuasa, satu malam mendirikan sholat malam setara dengan sholat pada malam Lailatul Qadar" (HR At-Tirmidzi).
2. Puasa Arafah
Puasa Arafah adalah puasa yang dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijah. Pada saat itu umat Islam yang sedang menunaikan ibadah haji sedang wukuf di Padang Arafah. Sedangkan, bagi umat Islam yang sedang wukuf di Arafah dilarang berpuasa.
Amalan sunah ini tentu memiliki keutamaan yang luar biasa, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
"Dari Abi Qatadah al-Anshari, bahwasanya Rasulullah saw ditanya tentang puasa Arafah, lalu ia bersabda: "Puasa Arafah itu dapat menghapuskan dosa (selama dua tahun), yakni satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang. Adapun puasa 'Asyura (10 Muharram) dapat menghapuskan dosa selama setahun yang telah lalu." (HR Muslim).
3. Puasa Tarwiyah
Puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada 8 Dzulhijjah. Hari Tarwiyah merupakan hari kedelapan Dzulhijjah yang mempunyai makna berpikir atau merenung. Karenanya, hari Tarwiyah identik dengan keadaan berpikir dan merenung tentang peristiwa yang masih dipenuhi keraguan.
Terdapat tiga pendapat mengenai penamaan tanggal 8 Dzulhijjah itu disebut hari tarwiyah, yaitu pertama karena perenungan Nabi Adam ketika membangun Kakbah, kedua karena perenungan mendalam Nabi Ibrahim setelah bermimpi diperintah untuk menyembelih anaknya, dan ketiga perenungan orang haji mengenai doa-doa yang hendak dipanjatkan pada hari Arafah nanti.
4. Mandi Sebelum Sholat Idul Adha
Mandi sebelum melaksanakan sholat Idul Adha juga menjadi sebuah amalan yang disunahkan. Waktu sunnah untuk mandi yaitu pada dini hari sebelum subuh, atau setelah sholat subuh pada tanggal 10 Zulhijah. Namun, yang lebih utama adalah mandi sesudah subuh di hari Idul Adha agar badan dalam kondisi bersih dan segar sebelum berangkat menunaikan sholat Ied.
Sayyidina 'Ali bin Abu Thalib serta Abdullah bin Umar diceritakan sudah membiasakan diri untuk mandi sebelum melakukan Sholat Id. Bahkan, kesunahan mandinya sama dengan ketika mandi sebelum sholat Jumat.
5. Memperbanyak Takbir
Saat Idul Adha, umat Islam disunahkan untuk membaca takbir, tahmid, dan tahlil yang dimulai setelah selesai sholat Subuh pada pagi hari Arafah (9 Dzulhijjah) sampai dengan akhir hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Zulhijah).
Pada malam Idul Adha, kita dianjurkan untuk mengagungkan, memuliakan, dan menghidupkannnya dengan memperbanyak takbir. Anjuran ini sebagaimana terdapat dalam kitab Raudlatut Thalibin:
فَيُسْتَحَبُّ التَّكْبِيرُ الْمُرْسَلُ بِغُرُوبِ الشَّمْسِ فِي الْعِيدَيْنِ جَمِيعًا، وَيُسْتَحَبُّ اسْتِحْبَابًا مُتَأَكَّدًا، إِحْيَاءُ لَيْلَتَيِ الْعِيدِ بِالْعِبَادَةِ
Artinya: Disunahkan mengumandangkan takbir pada malam hari raya mulai terbenamnya matahari, dan sangat disunahkan juga menghidupkan malam hari raya tersebut dengan beribadah.
6. Memperindah Diri dengan Pakaian Terbaik dan Wangi-wangian
Umat Islam yang menghadiri sholat Idul Adha juga disunahkan agar berpenampilan rapi dengan mengenakan pakaian terbaik, bersih sekaligus suci. Selain itu disunahkan juga untuk menggunakan wangi-wangian, memotong rambut, memotong kuku, serta menghilangkan bau tidak sedap. Hal ini juga tertulis dalam beberapa hadits, sebagai berikut:
"Dari Ja'far Ibnu Muhammad, dari ayahnya, dari kakeknya (dilaporkan) bahwa Nabi saw selalu memakai wool (burdah) bercorak [buatan Yaman] pada setiap Id." [HR. asy-Syafi'i dalam kitabnya al-Musnad, I:152, hadis nomor 441].
Sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadits, Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu berkata: "Rasulullah SAW menyuruh kami agar memakai pakaian terbaik dan wewangian terbaik yang kamu miliki pada dua hari raya." (HR. Al-Hakim).
7. Makan Setelah selesai Sholat Idul Adha
Sunnah mengenai aturan sunnah makan saat hari raya ini terdapat perbedaan antara Idul Fitri dan Idul Adha. Pada hari raya Idul Fitri disunahkan untuk makan sebelum melaksanakan sholat Ied. Sementara ketika hari raya Idul Adha, disunahkan untuk makan setelah selesai melaksanakan sholat Id. Hal ini sesuai dengan sunnah yang dilakukan Nabi SAW.
"Diriwayatkan dari 'Adullah Ibnu Buraidah dari ayahnya [yaitu Buraidah Ibnu al-Husaib] ia berkata: Rasulullah saw pada hari Idul Fitri tidak keluar sebelum makan, dan pada hari Idul Adha tidak makan sampai sholat lebih dahulu." [HR. at-Tirmidzi].
8. Berkurban
Kurban dilaksanakan pada hari tasyrik bulan Dzulhijjah yaitu tepatnya di Hari Raya Idul Adha. Sunnah Idul Adha untuk berkurban ada dalam hadis Imam Bukhori dan Imam Muslim:
"Rasulullah beribadah kurban 2 ekor domba warna putih bersih dan bertanduk bagus. Aku melihat Rasul meletakkan kakinya ke atas sisi tanduk (kanan) hewan kurban itu sambil menyebut nama Allah dan bertakbir. Rasulullah menyembelih kedua hewan kurban itu dengan tangannya sendiri".
Di Madrasah Aliyah Matholiul Ulum Banjaragung (Mamuba) esok hari akan melaksanakan penyembelihan hewan kurban. ada sebanyak empat domba yang akan disembelih.
9. Melaksanakan Sholat Sunnah Idul Adha
Sebagaimana hadits dari Ibnu Umar Ra, bahwa Rasulullah SAW, Abu Bakar, dan Umar Ra, mereka biasa melakukan sholat dua rakaat di hari raya sebelum berkhutbah. (HR Al Bukhari, Muslim, An-Nasa'i, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad dan Muslim).
10. Pergi dan Pulang Mengambil Jalan yang Berbeda
Amalan terakhir yang disunahkan adalah memilih jalur jalan ke masjid antara pergi dan pulang yang berbeda. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits:
"Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ketika sholat 'Id, beliau lewat jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang." (HR. Al Bukhari).
Yuuk, melakukan beberapa amalan kebaikan yang sudah disebutkan di atas. Semoga pada lebaran kali ini kita mendapatkan banyak keberkahan....
Penulis : md
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
MA Matholiul Ulum Banjaragung Menjadi Tuan Rumah Rapat Kerja Dinas KKMA 02 Jepara
Mamuba.sch.id- Madrasah Aliyah (MA) Matholiul Ulum Banjaragung mendapat kehormatan sebagai tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Dinas Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) 02 Jepara
Bukan Sekadar Mengajar, Guru MA Matholiul Ulum Jadi Petugas Upacara Hardiknas 2026
Mamuba.sch.id- MA Matholiul Ulum Banjaragung menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Sabtu, 02 Mei 2026. Yang istimewa dari up
MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Upacara Peringatan Hari Kartini 2026
Mamuba.sch.id- Dalam rangka memperingati Hari Kartini, MA Matholiul Ulum Banjaragung menggelar upacara bendera pada Selasa, 21 April 2026. Upacara yang berlangsung khidmat ini menj
Yayasan Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Halalbihalal dan RAT Koperasi ARTHA BERKAH
Mamuba.sch.id- Aula MA Matholiul Ulum Banjaragung menjadi saksi hangatnya tali silaturahmi pada Kamis, 16 April 2026. Yayasan Tarbiyatul Islam Matholiul Ulum Banjaragung menyelengg
Siswa-siswi MA Matholiul Ulum Banjaragung Belajar Tanam Selada di Kebun Hidroponik
Mamuba.sch.id- Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU bersama Lembaga Pers Siswa (LPS) "WASIS" MA Matholiul Ulum Banjaragung menggelar kegiatan bertajuk "KITA HARUS MENANAM KEMBALI" pada S
Membanggakan! 4 Siswa MA Matholiul Ulum Banjaragung Berhasil Lolos SPAN-PTKIN 2026
Mamuba.sch.id- Kabar gembira menyelimuti keluarga besar MA Matholiul Ulum Banjaragung. Sebanyak empat peserta didik dinyatakan lulus seleksi jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasiona
Siswa-siswi MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Istighosah Jelang Ujian Madrasah
Mamuba.sch.id- Menjelang pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) tahun ajaran 2025/2026, keluarga besar MA Matholiul Ulum Banjaragung menggelar kegiatan Istighosah dan Doa Bersama pada Min
Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Halalbihalal 1447 H
Mamuba.sch.id- Mengawali kegiatan pasca libur Idulfitri, Keluarga Besar MA Matholiul Ulum Banjaragung menyelenggarakan acara Halalbihalal yang diikuti oleh seluruh civitas akademik
Membidik Prestasi Hingga Tingkat Provinsi melalui Study Club di MA Matholiul Ulum Banjaragung
Mamuba.sch.id- Bagi sebagian besar pelajar, mendengar kata "belajar tambahan" mungkin terasa melelahkan. Namun, suasana berbeda akan kita temukan di MA Matholiul Ulum Banjaragung.
Perkuat Karakter dan Kemandirian, Internasional Edupreneurship Gelar Sosialisasi Edukasi di MA Matholiul Ulum Banjaragung
Mamuba.sch.id- Lembaga Internasional Edupreneurship menunjukkan komitmennya dalam mengawal kualitas generasi muda. Bekerja sama dengan Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Jawa Ten



