Hari Ibu Momentum Kebangkitan Generasi Bangsa
Oleh: M. Dalhar*
Sejak semalam hujan lebat turun di bumi Kartini, Jepara. Seakan tidak ada lelah, pagi hari hujan kembali turun dengan suara petir disertai dengan kilat. Suasana pagi menjadi lumpuh. Tidak banyak aktivitas yang tampak di luar rumah.
Meskipun tidak ada aktivitas yang berarti di luar, namun di media sosial cukup ramai dengan ekspresi peringatan Hari Ibu. Iya, era media sosial menjadikan dunia begitu ramai di dunia maya. Banyak status dalam whatsapp maupun pemberitaan yang menarik tentang peristiwa yang bersejarah tersebut.
Hari ibu, sebagaimana dilansir dari situs resmi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemenpppa) Republik Indonesia diperingati karena peran para perempuan bergerak bersama dalam perjuangan kemerdekaan. Momentumnya adalah ketika diselenggarakannya Kongres Perempuan Indonesia pertama kali pada tanggal 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta.
Baca juga: IPNU-IPPNU Mamuba Sosialisasikan Wasis
Sebelumnya telah ada para perempuan-perempuan hebat yang berkontribusi untuk bangsa ini. Untuk menyebut beberapa nama yang tertulis dalam sejarah seperti R.A. Kartini, Cut Njak Dien, Cut Mutia, dan Nyi Ageng Serang, adalah beberapa perempuan hebat.

Kongres Perempuan I 22 Desember 1928 di Yogyakarta (dok. historia.id)
Pada masa pergerakan, banyak muncul organisasi perempuan. Aktivitas mereka mulai tampak dalam Kongres Pemuda Indonesia I. kongres ini dilaksanakan pada 30 April - 2 Mei 1928 dan menempatkan perempuan sebagai satu titik sentral pembahasan, mengenai kedudukan perempuan dalam masyarakat Indonesia.
Berangkat dari itu, di Yogyakarta pada tanggal 22-25 Desember 1928 diselenggarakan Kongres Perempuan Indonesia yang melahirkan beberapa keputusan penting. Selain lahirnya organisasi "Perikatan Perempuan Indonesia", juga lahir mosi yang bertujuan untuk kemajuan perempuan, di antaranya:
- Tuntutan penambahan sekolah rendah untuk anak perempuan Indonesia
- Perbaikan aturan dalam hal taklik nikah
- Perbaikan aturan tentang sokongan untuk janda dan anak yatim pegawai negeri.
Baca juga: Hari Bela Negara 19 Desember, Inilah Sejarahnya
Peringatan Hari Ibu tanggal 22 Desember dikukuhkan oleh pemerintah melalui Keppres Nomor 316 Tahun 1959 tentang Hari-Hari Nasional Yang Bukan Hari libur. Hari Ibu tanggal 22 Desember dijadikan hari nasional yang diperingati setiap tahun secara khidmat dan penuh makna oleh segenap bangsa Indonesia.
Dalam Islam
Sebagai bangsa yang beragama, peringatan Hari Ibu dalam perkembangannya bukan sekadar perjuangan perempuan. Lebih dari itu, adalah perjuangan kaum perempuan utamanya ibu dalam melahirkan generasi-generasi hebat.
Di dalam agama Islam, ada sangat banyak keutamaan untuk memuliakan kedua orangtua, terutama adalah ibu. Keridaan Allah tergantung pada keridaan orangtua. Bahkan, surga ada di bawah telapak kaki ibu.

Flayer peringatan Hari Ibu di media sosial
Tidak heran jika dalam setiap peringatan Hari Ibu adalah mengenang jasa ibu sebagai orang yang melahirkan kita. Hari kasih sayang ibu kepada anaknya. Perjuangan untuk mengasuh, mendidik, dan mengantarkan para anak-anak menjadi generasi emas. Hadiah-hadiah yang yang bersifat materi diberikan. Meski itu tidak sedikitpun dapat membalasnya, setidaknya dengan hadiah adalah wujud upaya para akan untuk membalas jasa ibu. Dan, perlakukan yang baik dengan makna seluas-luasnya.
Makna Hari Ibu, dalam makna yang luas berdasar asal-usul diperingatinya, sebenarnya tidak hanya terbatas untuk menghargai peran dan jasa perempuan sebagai seorang ibu. Melainkan juga untuk menghargai peran serta jasa perempuan secara keseluruhan. Mulai dari perempuan sebagai ibu, istri, maupun sebagai warga negara.
*Redaktur mamuba.sch.id
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Di Bawah Langit Malam, Sepuluh Obor Menyalakan Satu Tekad
Mamuba.sch.id- Malam itu, langit di atas halaman MA Matholiul Ulum Banjaragung seperti ikut menahan napas. Pukul 19.30 WIB, keheningan malam pecah bukan oleh sorak-sorai, melainkan
MAKESTA Warnai MATAMUDA 2026 MA Matholiul Ulum Banjaragung
Mamuba.sch.id- Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) menjadi salah satu rangkaian acara yang mewarnai Masa Ta'aruf Murid Baru (MATAMUDA) 2026 MA Matholiul Ulum Banjaragung. Kegiatan ini
MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Tes Wawancara Potensi Akademik dan Baca Al-Qur'an Bagi Murid Baru
Mamuba.sch.id- MA Matholiul Ulum Banjaragung menggelar Tes Wawancara Potensi Akademik dan Tes Baca Al-Qur'an sebagai bagian dari rangkaian Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) tah
Panitia MATAMUDA 2026 MA Matholiul Ulum Banjaragung Ikuti Pelatihan, Siap Sambut Peserta Didik Baru
Mamuba.sch.id- Panitia Masa Ta'aruf Peserta Didik Baru (MATAMUDA) 2026 MA Matholiul Ulum Banjaragung mengikuti pelatihan selama dua hari, yakni pada 7-8 Juli 2026. Pelatihan ini di
Tiga Peserta Didik MA Matholiul Ulum Banjaragung Lolos Seleksi UMPTKIN, Tembus Kampus Negeri Ternama
Mamuba.sch.id- Kabar membanggakan kembali datang dari MA Matholiul Ulum Banjaragung. Sebanyak tiga peserta didiknya dinyatakan lulus seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan
MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar LPJ Sambil Rekreasi di Bendungan Logung Kudus
Mamuba.sch.id- Madrasah Aliyah Matholiul Ulum Banjaragung melaksanakan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dengan konsep berbeda, yakni dipadukan dengan kegiatan rekreasi di Bendungan
MA Matholiul Ulum Banjaragung Teken MoU dengan LPK Andy dan Ahass Muncul Jaya Motor
Mamuba.sch.id- Madrasah Aliyah Matholiul Ulum Banjaragung resmi menjalin kerja sama strategis dengan dua lembaga mitra, yakni Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Andy dan Ahass Muncul Ja
MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Kurban Idul Adha 2026, Jadikan Ajang Edukasi Fiqih bagi Siswa
Mamuba.sch.id- MA Matholiul Ulum Banjaragung kembali melaksanakan salah satu agenda tahunan yang paling ditunggu-tunggu yaitu penyembelihan hewan kurban. Bertempat di halaman madra
Haflah Akhirussanah MA Matholiul Ulum Banjaragung 2026: Momen Haru Pelepasan 56 Putra-putri Terbaik
Mamuba.sch.id- MA Matholiul Ulum Banjaragung kembali menorehkan momen bersejarah. Pada 13 Mei 2026, madrasah yang bernaung di bawah Yayasan Tarbiyatul Islam Matholiul Ulum Banjarag
MA Matholiul Ulum Banjaragung Menjadi Tuan Rumah Rapat Kerja Dinas KKMA 02 Jepara
Mamuba.sch.id- Madrasah Aliyah (MA) Matholiul Ulum Banjaragung mendapat kehormatan sebagai tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Dinas Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) 02 Jepara



