Peringatan HAB Kemenag di MA Matholiul Ulum Banjaragung
Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag diperingati pada tanggal 3 Januar setiap tahunnya. HAB merupakan peringatan hari lahir kemenag RI yang berdiri sejak 1946 silam. Di awal berdirinya, kementerian agama disebut dengan nama departemen agama. Pembentukan departemen agama pertama kali diusulkan oleh Muhammad Yamin di dalam sidang BPUPKI tanggal 11 juli 1945. Namun, usulan tersebut ditolak beberapa pihak.
Berlanjut di dalam sidang pleno Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), utusan KNI Banyumas yaitu KH.Abu Dardiri beserta beberapa rekannya mengusulkan kembali untuk dibentuknya departemen agama. Secara aklamasi, KNIP menerima dan menyetujui pembentukan departemen agama.
Peringatan HAB Kemenag diperingati di MA Matholiul Ulum Banjaragung dengan mengadakan upacara. Pagi itu beberapa petugas upacara nampak gelisah karena melihat awan mendung. Mereka khawatir jalannya upacara akan sedikit terhambat. Nasib baik masih berpihak kepada civitas akademik MA Matholiul Ulum, tiba-tiba cuaca menjadi cerah meski sedikit menyisakan awan mendung. Akhirnya pada jam 07.10 WIB upacara bisa dimulai.
Upacara dipimpin oleh Muhammad Syafi'i dari kelas XI2. Sedangkan yang bertugas menjadi kompi adalah Muhammad Muzakki Wahyu dari kelas XI1 dan Muhammad Nurrizqi dari kelas X. Upacara berlangsung khidmat dan lancar.
BACA JUGA: Sambut Porsema XII Jateng, Panitia dan Official Jepara Rapatkan Barisan
Bapak Abdul Ghoni menggantikan Bapak Drs. Ali Murtadlo sebagai pembina upacara menyampaikan beberapa pesan. Namun, sebelum memberikan pesan, beliau terlebih dahulu bertanya tentang sejarah Kemenag kepada para peserta didik. "Bagi yang tahu siapa nama menteri agama yang sekarang, saya beri uang lima ribu," kata Bapak Abdul Ghoni. Setelah itu, beliau menjelaskan seklumit tentang sejarang departemen agama yang kemudian berubah nama menjadi kementrian agama.

Bapak Abdul Ghoni ketika menyampaikan amanat
Di dalam amanatnya, Bapak Abdul Ghoni menekankan para peserta didik agar bisa disiplin. Seperti menggunakan atribut madrasah (peci) saat berangkat sekolah. "Dari rumah pecinya dipakai. Itu adalah ciri dari madrasah. Betnya yang belum dipasang, silakan dipasang. Tunjukkan identitas kalian."
Amanat lain yang disampaikan Bapak Abdul Ghoni adalah mengajak para peserta didik dalam menjaga kebersihan lingkungan madrasah. Hal ini menjadi penting karena para peserta didik kadang masih lupa menjaga kebersihan kelasnya.
Di akhir pidatonya, beliau juga mengajak para peserta didik untuk lebih kondusif lagi dalam mengikuti pembelajaran. "Buku paket dan LKS jangan ditinggal di kelas," pungkasnya. Setelah upacara selesai dan dibubarkan, para peserta didik langsung dibagikan LKS semester genap kemudian masuk ke kelasnya masing-masing.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Siswa-siswi MA Matholiul Ulum Banjaragung Belajar Tanam Selada di Kebun Hidroponik
Mamuba.sch.id- Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU bersama Lembaga Pers Siswa (LPS) "WASIS" MA Matholiul Ulum Banjaragung menggelar kegiatan bertajuk "KITA HARUS MENANAM KEMBALI" pada S
Membanggakan! 4 Siswa MA Matholiul Ulum Banjaragung Berhasil Lolos SPAN-PTKIN 2026
Mamuba.sch.id- Kabar gembira menyelimuti keluarga besar MA Matholiul Ulum Banjaragung. Sebanyak empat peserta didik dinyatakan lulus seleksi jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasiona
Siswa-siswi MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Istighosah Jelang Ujian Madrasah
Mamuba.sch.id- Menjelang pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) tahun ajaran 2025/2026, keluarga besar MA Matholiul Ulum Banjaragung menggelar kegiatan Istighosah dan Doa Bersama pada Min
Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Halalbihalal 1447 H
Mamuba.sch.id- Mengawali kegiatan pasca libur Idulfitri, Keluarga Besar MA Matholiul Ulum Banjaragung menyelenggarakan acara Halalbihalal yang diikuti oleh seluruh civitas akademik
Membidik Prestasi Hingga Tingkat Provinsi melalui Study Club di MA Matholiul Ulum Banjaragung
Mamuba.sch.id- Bagi sebagian besar pelajar, mendengar kata "belajar tambahan" mungkin terasa melelahkan. Namun, suasana berbeda akan kita temukan di MA Matholiul Ulum Banjaragung.
Perkuat Karakter dan Kemandirian, Internasional Edupreneurship Gelar Sosialisasi Edukasi di MA Matholiul Ulum Banjaragung
Mamuba.sch.id- Lembaga Internasional Edupreneurship menunjukkan komitmennya dalam mengawal kualitas generasi muda. Bekerja sama dengan Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Jawa Ten
MA Matholiul Ulum Banjaragung Membuka Program Vokasi untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Mamuba.sch.id- Madrasah Aliyah Matholiul Ulum Banjaragung secara resmi mengumumkan pembukaan Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) untuk tahun ajaran baru. Mengusung konsep madrasa
Harumkan Nama Yayasan Matholiul Ulum Banjaragung, Dua Anak Didik Coach Naviz Berjaya di Kejurkab Pagar Nusa 2026
Mamuba.sch.id- Gelaran Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pagar Nusa ke-IX Tahun 2026 menjadi saksi bisu tangan dingin seorang pelatih muda berbakat, Roudhotun Naviz Satuzzahroh. Dalam
Pelantikan Selesai, Raker Menanti: Pengurus Baru IPNU-IPPNU MA Matholiul Ulum Dilarang Napas Lega Sebelum Program Nyata!
Mamuba.sch.id- Genderang perjuangan resmi ditabuh! Senin, 19 Januari 2026, menjadi saksi bisu lahirnya nakhoda baru Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU MA Matholiul Ulum Banjaragun
PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Bangsri Sukses Gelar Konferancab di Ponpes Fadlun Nafis
Mamuba.sch.id- Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Bangsri resmi menggelar Konferensi Anak C



