Jelajahi Dunia melalui Peta Kolonialisme
Mamuba.sch.id. Perjalanan bangsa Indonesia tidak dapat dipisahkan dari kolonialisme atau penjajahan. Selama ratusan tahun bangsa asing menguasai bumi Nusantara. Hal itu dijelaskan dalam sejarah bangsa ini.
Materi kolonialisme atau penjajahan menjadi bagian pertama dalam pelajaran Sejarah Indonesia kelas XI di Madrasah Aliyah Matholiul Ulum Banjaragung (Mamuba). Untuk memahami materi tesebut, para siswa ditugaskan untuk membuat peta dunia. “Peta ini berisi tentang kondisi geografis Indonesia dan bangsa Eropa,” kata bapak M. Dalhar, pengampu Sejarah di Mamuba.
baca juga: Mapel Sejarah, Praktikkan Menulis Autobiografi
Peta dibuat pada kertas karton putih. Adapun untuk teknik pembuatan sepenuhnya dapat diimprovisasi oleh para siswa. “ Para siswa dibebaskan untuk membuat seperti apa. Yang terpenting posisi geografis dan jalur pelayaran bangsa Eropa dapat terbaca,” ujarnya.
Ahmad Faisal tampak memotong kertas berwarna untuk menempelkan pada kertas karton. Sementara yang lain membantu untuk mewarnai karton agar tampak lebih menarik. “Alhamdulillah hampir selesai,” ungkap siswa asal Desa Papasan ini.


Para siswa kelas XI berkerja sama dalam membuat peta perjalanan kolonialisme di Indonesia (dok.ist).
Meskipun berbagai media digital tersedia di madrasah, akan tetapi ini adalah upaya agar para siswa untuk lebih memahami materi yang disajikan. “Tentu saja menyimak dengan membuat sendiri akan berbeda sensasinya. Yang penting juga dari tugas ini para siswa dapat bergotong royong atau berbagi tugas,” jelas pak Dalhar.
Diketahui, pada abad ke-16 terdapat beberapa negara Eropa yang berlayar ke timur yaitu Nusantara. Yang pertama adalah Portugsi melalui jalur timur bagian selatan. Mengelilingi benua Afrika, kemudian India dan sampai di Malaka.
Baca juga: Mira Amilia: Tertarik pada Jurnalistik
Adapun bangsa Spanyol melalui jalur yang lain, melalui Filipina. “Antara Spanyol dan Portugis bertemu di Maluku,” tambahnya.
Selanjutnya ada bangsa Inggris dan Belanda yang datang belakangan melalui jalur yang berbeda. “Belanda melalui Afrika dan kemudian mendarat di Banten, Jawa Barat.”
Dengan adanya peta ini juga akan memperkaya wawasan siswa dengan perdagangan global atau posisi negara-negara yang ada di dunia. “Mengingat beberapa waktu yang lalu ada kunjungan dari Mesir dan Polandia atau Eropa Timur di Mamuba,” pungkasnya.
Penulis :md
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Di Bawah Langit Malam, Sepuluh Obor Menyalakan Satu Tekad
Mamuba.sch.id- Malam itu, langit di atas halaman MA Matholiul Ulum Banjaragung seperti ikut menahan napas. Pukul 19.30 WIB, keheningan malam pecah bukan oleh sorak-sorai, melainkan
MAKESTA Warnai MATAMUDA 2026 MA Matholiul Ulum Banjaragung
Mamuba.sch.id- Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) menjadi salah satu rangkaian acara yang mewarnai Masa Ta'aruf Murid Baru (MATAMUDA) 2026 MA Matholiul Ulum Banjaragung. Kegiatan ini
MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Tes Wawancara Potensi Akademik dan Baca Al-Qur'an Bagi Murid Baru
Mamuba.sch.id- MA Matholiul Ulum Banjaragung menggelar Tes Wawancara Potensi Akademik dan Tes Baca Al-Qur'an sebagai bagian dari rangkaian Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) tah
Panitia MATAMUDA 2026 MA Matholiul Ulum Banjaragung Ikuti Pelatihan, Siap Sambut Peserta Didik Baru
Mamuba.sch.id- Panitia Masa Ta'aruf Peserta Didik Baru (MATAMUDA) 2026 MA Matholiul Ulum Banjaragung mengikuti pelatihan selama dua hari, yakni pada 7-8 Juli 2026. Pelatihan ini di
Tiga Peserta Didik MA Matholiul Ulum Banjaragung Lolos Seleksi UMPTKIN, Tembus Kampus Negeri Ternama
Mamuba.sch.id- Kabar membanggakan kembali datang dari MA Matholiul Ulum Banjaragung. Sebanyak tiga peserta didiknya dinyatakan lulus seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan
MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar LPJ Sambil Rekreasi di Bendungan Logung Kudus
Mamuba.sch.id- Madrasah Aliyah Matholiul Ulum Banjaragung melaksanakan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dengan konsep berbeda, yakni dipadukan dengan kegiatan rekreasi di Bendungan
MA Matholiul Ulum Banjaragung Teken MoU dengan LPK Andy dan Ahass Muncul Jaya Motor
Mamuba.sch.id- Madrasah Aliyah Matholiul Ulum Banjaragung resmi menjalin kerja sama strategis dengan dua lembaga mitra, yakni Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Andy dan Ahass Muncul Ja
MA Matholiul Ulum Banjaragung Gelar Kurban Idul Adha 2026, Jadikan Ajang Edukasi Fiqih bagi Siswa
Mamuba.sch.id- MA Matholiul Ulum Banjaragung kembali melaksanakan salah satu agenda tahunan yang paling ditunggu-tunggu yaitu penyembelihan hewan kurban. Bertempat di halaman madra
Haflah Akhirussanah MA Matholiul Ulum Banjaragung 2026: Momen Haru Pelepasan 56 Putra-putri Terbaik
Mamuba.sch.id- MA Matholiul Ulum Banjaragung kembali menorehkan momen bersejarah. Pada 13 Mei 2026, madrasah yang bernaung di bawah Yayasan Tarbiyatul Islam Matholiul Ulum Banjarag
MA Matholiul Ulum Banjaragung Menjadi Tuan Rumah Rapat Kerja Dinas KKMA 02 Jepara
Mamuba.sch.id- Madrasah Aliyah (MA) Matholiul Ulum Banjaragung mendapat kehormatan sebagai tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Dinas Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) 02 Jepara



